Mendendamimu

Ilustrasi: Dibuat oleh AI Microsoft Copilot berdasarkan deskripsi penulis

Aku menyeduh kecemasan dalam panci-panci kemalangan:

mencari suaka untuk menepikan kenangan yang berkarat

waktu telah meluruhkan kita, ia terjebak di antara ketulusan

aku ingin menanyakannya padamu, apakah kita terjerat pada kisah lama

atau hanya aku yang masih mendendami setiap kebahagianmu

Jika kita berjumpa di simpang jalan:

apakah mata kita akan bertemu sementara jalan amat bergerinjul

apakah kita akan saling mengulas luka lama

merebutkan siapa yang paling menyakiti

atau kita tak perlu bertatap meskipun saling melihat

Sudah lama sejak kita berpisah, tapi segalanya masih seperti luka:

perpisahan kita ditutup dengan sangat tajam

tersisa dendam dan luka

semoga kita tidak pernah bertemu, mata kita akan terus bertatap tanpa tahu kapan berhenti

kita tak akan pernah saling memiliki sejak pertama berjumpa.

Tangerang Selatan, 2022