tak ada salahnya kuberkaca
berkaca... selama ini
berderai memangku (istirahat paling dalam)
kurasa-rasa mungkin inikah
dipikul pukul memukul
berpukul-pukul
Reff: mengapa tak katakan sudah berapa waktu lagi sudah tak kuat rupiah-rupiahmu kuketuk sudah berapa waktu lagi terbuangmu oleh padaku
akhiri kita demimu
menyerah (atau) pasrah
diam menelan rebah
sendiri, bermohonku apa lagi selain maaf? kuhabiskan waktumu (Kembali ke reff) sendiri, bermohonku apa lagi selain maaf? kuhabiskan waktumu
Ciputat, 2 Agustus 2019
Puisi ini dikhususkan untuk dinyanyikan (musikalisasi puisi). Silakan gunakan larik ini menjadi lirik-lirik yang bernada, jangan lupa untuk sertakan sumbernya ya!
